Tiga sinyal dalam 24 jam terakhir jelas: pricing mengubah ekonomi agent, CAPEX menjadi senjata kompetitif, dan EV mulai dinilai dari ekonomi software berulang—bukan sekadar unit terjual.

Komentar:
M2.5 menekan biaya menjalankan agent kompleks ke level “$1/jam”, membuat agent jangka panjang dan high-frequency lebih realistis untuk diproduksikan. Untuk SMB dan developer indie yang sensitif anggaran, ini berarti utilitas mendekati top-tier dengan biaya API jauh lebih rendah, ditambah kuota gratis harian dan opsi deployment privat.
Saat biaya bukan lagi bottleneck, kompetisi bergeser dari “siapa paling murah” menjadi “siapa paling andal menyelesaikan tugas kompleks.” Pricing 1/10–1/20 berpotensi memaksa banyak tim mendesain ulang struktur biaya inferensi dan arsitektur routing model.
Apakah SMB akan benar-benar membayar M2.5?
Komentar:
Obligasi 100 tahun adalah sinyal bahwa Alphabet memperlakukan infrastruktur AI seperti proyek jangka generasi: menunda tekanan P&L jangka pendek demi keunggulan pasokan compute dan datacenter jangka panjang. Oversubscription 10x menunjukkan pasar percaya Alphabet bisa mengubah capex ini menjadi arus kas yang tahan lama.
Di pasar AI yang supply-constrained, capex adalah senjata. Siapa yang paling cepat mengubah listrik, rack, jaringan, dan GPU menjadi compute yang bisa dikirimkan, akan punya leverage di cloud inference, subscription enterprise, dan ads intelligence.
Namun ada risiko: evolusi teknologi bisa eksponensial dan tidak linear, sementara pembayaran utang linear dan rigid. Jika muncul pergeseran paradigma AGI, terobosan kuantum, atau gelombang AI terdesentralisasi, investasi heavy-capex hari ini bisa terdepresiasi lebih cepat.
Komentar:
Walau pengiriman FY2025 turun ~18%, Rivian mencatat gross profit tahunan positif untuk pertama kalinya—biasanya didorong oleh cost-down per unit, perbaikan pricing/mix, dan kontribusi non-vehicle yang meningkat.
Pertumbuhan software & services menggeser narasi ke pendapatan yang lebih berulang, tetapi kualitas jangka panjang bergantung pada margin segmen, retention, dan porsi yang benar-benar recurring. Dengan skala pengiriman ~42K/tahun, ekonomi manufaktur masih jauh dari “self-reinforcing,” sehingga profitabilitas tetap sangat bergantung pada kurva penurunan biaya dan eksekusi ramp.
Kamu optimistis soal Rivian di 2026?